Jakarta — Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) terus merosot dan mencatat penurunan tiga hari berturut-turut sejak 18 Juni 2026. Per Sabtu (20/6/2026), harga jual emas Antam turun lagi Rp5.000 menjadi Rp2.668.000 per gram, dari posisi sebelumnya Rp2.673.000 per gram.
Tiga Hari Merah, Total Rugi Rp65 Ribu Per Gram
Jika diakumulasi sejak Rabu (18/6), pelemahan harga emas Antam sudah mencapai Rp65.000 per gram. Dari level Rp2.733.000 pada Rabu, harga terkoreksi menjadi Rp2.703.000 pada Kamis, lalu turun lagi ke Rp2.673.000 pada Jumat, dan kini menyentuh Rp2.668.000 per gram di hari Sabtu.
Tak hanya harga jual, harga beli kembali (buyback) juga ikut turun ke Rp2.401.000 per gram. Artinya, bagi investor yang hendak menjual kembali emasnya, selisih antara harga beli dan jual semakin melebar.
The Fed Jadi Biang Keladi
Pelemahan emas domestik tak lepas dari sentimen global. Bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed), memberikan sinyal kebijakan moneter yang lebih hawkish dalam pertemuan terakhirnya. The Fed memutuskan mempertahankan suku bunga acuan, namun nada pernyataannya cukup agresif sehingga membuat dolar AS menguat.
Di pasar internasional, harga emas spot turun 0,8 persen ke level US$4.225,39 per ons, sementara kontrak emas berjangka AS merosot 3,1 persen ke US$4.245,90 per ons. Penguatan dolar membuat emas yang berdenominasi dolar menjadi lebih mahal bagi pembeli luar negeri, sehingga permintaan tertekan.
Kesempatan Bagi Pemburu Diskon?
Meskipun tren jangka pendek sedang menurun, sebagian analis melihat koreksi ini sebagai peluang bagi investor ritel untuk masuk di harga yang lebih terjangkau. Dalam tiga hari, penurunan Rp65.000 per gram cukup signifikan dan bisa dimanfaatkan oleh mereka yang berencana menambah porsi emas di portofolio.
Kesimpulan
Emas Antam memasuki fase pelemahan tiga hari berturut-turut dengan total penurunan Rp65.000 per gram, dipicu sinyal hawkish The Fed dan penguatan dolar AS. Harga terakhir berada di Rp2.668.000 per gram dengan buyback Rp2.401.000 per gram. Bagi investor, koreksi ini bisa jadi peluang masuk di harga lebih rendah.




Memuat komentar...