Jakarta — Kabar gembira datang bagi dunia pendidikan Riau. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi menerima usulan pembangunan Sekolah Garuda di Provinsi Riau, tepatnya di Kabupaten Rokan Hilir.

Lahan 161 Hektar Siap Dibangun

Menteri Diktisaintek Brian Yuliarto menyambut positif rencana ini usai audiensi dengan Bupati Rokan Hilir dan Komisi X DPR RI. Lokasi yang diusulkan memiliki luas sekitar 161 hektar, dengan sebagian sudah dimanfaatkan untuk fasilitas publik seperti gedung pendidikan, asrama, sarana ibadah lintas agama, dan fasilitas olahraga.

Aksesibilitas lokasi semakin strategis berkat keberadaan jalan tol yang memangkas waktu tempuh perjalanan. Kondisi ini memperkuat prospek pengembangan kawasan pendidikan terpadu yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Sekolah Garuda: Kebijakan Jangka Panjang

Program Sekolah Garuda merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo yang dirancang sebagai kebijakan jangka panjang. Pemerintah menegaskan bahwa penentuan lokasi mengedepankan prinsip pemerataan, dengan prioritas di luar Pulau Jawa.

Riau dinilai memiliki peluang besar karena dukungan infrastruktur dan potensi sumber daya manusia. Tahun ini, Kemdiktisaintek juga berencana menambah setidaknya tiga Sekolah Garuda baru di berbagai daerah Indonesia.

Sekolah Rakyat Juga Merambah Riau

Selain Sekolah Garuda, program Sekolah Rakyat juga sudah beroperasi di Riau. Tiga unit Sekolah Rakyat dilaporkan telah menampung sekitar 225 siswa dari keluarga kurang mampu. Program ini menjadi jaring pengaman bagi anak-anak yang terkendala akses pendidikan karena faktor ekonomi.

Kesimpulan

Rencana pembangunan Sekolah Garuda di Riau menandai komitmen serius pemerintah dalam pemerataan pendidikan berkualitas. Dengan lahan luas, fasilitas pendukung, dan akses transportasi yang memadai, Rokan Hilir berpotensi menjadi kawasan pendidikan unggulan di luar Jawa. Dampingi program Sekolah Rakyat yang sudah berjalan, masa depan pendidikan Riau semakin cerah.