Jakarta — Gelombang aksi unjuk rasa mahasiswamahasiswa kembali berlanjut di Jakarta pada Senin (15/6/2026). Aparat kepolisian mengerahkan 5.955 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan polsek jajaran untuk mengamankan jalannya aksi.
Massa dari Berbagai Kampus
Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, menyampaikan bahwa aksi unjuk rasa dilakukan oleh mahasiswa dari berbagai universitas di Jalan Medan Merdeka Selatan, depan Gedung DPR/MPR RI, dan Jalan Kwitang Raya.
Terkait rekayasa lalu lintas, Erlyn mengatakan sifatnya situasional dengan mempertimbangkan jumlah massa di lapangan. Polisi mengimbau seluruh elemen masyarakat yang hendak menyampaikan aspirasi agar memenuhi prosedur administrasi yang telah ditentukan.
Bersamaan dengan Kunjungan Presiden Jerman
Yang menarik, aksi ini berbarengan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier yang bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan. Steinmeier dijadwalkan mengunjungi Masjid Istiqlal dan Katedral Jakarta, serta menjajal Terowongan Silaturahmi yang menghubungkan dua rumah ibadah tersebut.
Gelombang Aksi di Sejumlah Kota
Aksi serupa juga berlangsung di sejumlah kota sejak pekan lalu. Di Bandung pada Kamis (11/6), Solo pada Jumat (12/6), dan Yogyakarta pada Sabtu (13/6). Pekan sebelumnya, massa sempat tertahan di area Tosari saat akan berunjuk rasa di Bundaran HI.
Kesimpulan
Gelombang aksi mahasiswa yang berlanjut di berbagai kota menunjukkan aspirasi yang belum tersampaikan. Pemerintah diharapkan merespons tuntutan mahasiswa secara konstruktif demi menjaga stabilitas sosial dan politik nasional.




Memuat komentar...