Pekanbaru — Kabar duka kembali menyelimuti penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Hingga pertengahan Juni 2026, tercatat 12 jemaah haji asal Provinsi Riau meninggal dunia, baik saat berada di Arab Saudi, selama proses pemberangkatan, maupun setelah kembali ke tanah air.

Darmanto, Jemaah Terakhir yang Wafat

Jemaah terakhir yang wafat adalah Darmanto dari Kota Pekanbaru (Kloter BTH 03), yang meninggal dunia di Rumah Sakit Awal Bros Botania (RSAB) Batam pada Minggu 14 Juni 2026 pukul 11.50 WIB. Almarhum sempat menjalani perawatan intensif sejak tiba di Tanah Air pada 4 Juni 2026 dan didampingi sang istri, Sukarelawati, serta keluarga saat menghembuskan napas terakhir.

7 Wafat di Arab Saudi

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Defizon, menjelaskan bahwa dari total 12 jemaah yang wafat, sebanyak 7 orang meninggal di Arab Saudi. Mereka berasal dari berbagai kabupaten/kota di Riau termasuk Kampar, Bengkalis, Pekanbaru, dan Kuantan Singingi. Di antaranya adalah Dawanus Mahmud Muhammad (52) dari Kampar yang wafat di Madinah, serta Ratinis Abd Ghani (79) dari Kuansing yang wafat di RS King Abdul Aziz, Makkah.

5 Wafat di Batam

Sementara itu, 5 jemaah lainnya wafat di Batam — baik pada fase pemberangkatan maupun pemulangan. Mereka berasal dari Kampar, Pekanbaru, dan Rokan Hilir. Defizon memastikan seluruh hak almarhum sebagai jemaah haji akan dipenuhi, termasuk santunan asuransi karena wafat dalam fase pelayanan debarkasi.

Kesimpulan

Kementerian Agama bersama PPIH terus membantu proses administrasi dan penyelesaian hak-hak jemaah yang wafat kepada pihak keluarga. Angka 12 jemaah haji Riau yang wafat menjadi catatan duka bagi provinsi ini di musim haji tahun 2026, dan mengingatkan pentingnya kesehatan serta pelayanan optimal bagi seluruh jemaah.